BOOK OF ELI: Ziarah Suci Buku Terakhir

22 Sep 2011

book-of-eli-81

30 tahun selepas Perang Besar, dunia tandas musnah oleh kehancuran. Sedikit saja manusia tersisa. Mereka hidup dalam kebuasan jasmani ruhani. Membunuh atau dibunuh. Puing kehancuran yang tersisa diperebutkan untuk bisa bertahan hidup. Diantara yang tersisa dan menjadi rebutan itu adalah sebuah Alkitab. Ditemukan seorang laki-laki tangguh bernama Eli (Denzel Washington). Film buku ini berkisah tentang jalan panjang ziarah suci yang ditempuh Eli untuk menyelamatkan satu-satunya Alkitab tersisa itu.

Berbekal kelihaian memainkan segala bentuk senjata, juga pengetahuan tentang cara bertahan hidup, Eli berjalan ke Barat. Ia menyusuri gurun pasir dan puing reruntuhan kota yang telah mati. Tujuannya adalah sebuah perpustakaan di atas pulau yang selamat dari kehancuran. Disanalah peradaban akan dibangun kembali. Dengan Alkitab ditangan, Eli membaca dan menghafal lembar demi lembar firman Tuhan itu sepanjang perjalanan yang ia tempuh. Telah puluhan purnama terlewati. Tak lagi ia dapat menghitung berapa lama ziarah suci itu dilakoni.

book-of-eli-6

Dalam pengembaraannnya, Eli mesti tega membunuh-meski itu dilarang oleh agama-demi memuluskan ziarah sucinya. Bukan hanya manusia ia bunuh, tapi juga binatang untuk dimakan. Ia juga mesti tega melukai orang lain dengan senjata tajam agar ia sendiri tak mati binasa sia-sia. Dalam dosa-dosa itu ia berkali mengucap ampun. Pun ketika ia harus diam ketika melihat kekerasan terjadi di depan matanya. Ia meneguhkan hati untuk tetap pada tujuan sebagai peziarah, menuju ke Barat. Menyelamatkan kitab suci.

Ziarah suci Eli tak mulus dari aral dan godaan. Di tengah perjalanan menyusuri gurun pasir ia menjumpai kehidupan. Sekelompok orang yang hidup di bawah kekuasaan seorang pria bernama Carnegie (Gary Oldman). Carnegie adalah seorang pemuja buku. Semua anak buahnya ditugasi mencari buku-buku yang mungkin tersisa. Ia percaya hanya dengan buku-buku maka peradaban dapat dibangun kembali. Dengan buku ia dapat memegang kuasa penuh atas dunia. Satu buku yang dikejarnya dengan segala upaya. Pun bila harus dengan jalan kekerasan bahkan pembunuhan. Dan buku itu adalah Alkitab.

book-of-eli-4

Buku terakhir yang ada di tangan Eli itulah yang diincar Carnegie. Di wilayah kekuasaan Carnagie yang peradabannya sungguh sangat mengenaskan dan nyaris tak beradab itu, Eli terpaksa mesti menunjukkan kemampuannya bertarung untuk menghindari pembunuhan oleh anak buah Carnegie. Tak ayal, Carnegie terkesiap, dan ia pun menjadikan Eli sebagai tamu di rumahnya. Lebih gembira ia begitu mengetahui Eli suka membaca buku pula.

Kebaikan Carnegie menerima Eli sebagai tamu tak dilandasi sebuah ketulusan tuan rumah yang baik. Ia mengincar buku apa yang dibawa Eli. Untuk mengetahuinya ia mengirim anak perempuannya ke kamar Eli untuk merayu. Sebagai peziarah suci Eli bertahan dari goda perempuan. Pada perempuan bersebut sebagai Solara (Mila Kunis) itu, ia ajarkan adab berdoa sebelum makan, sebagaimana dilakukan manusia-manusia sebelum peradaban hancur. Juga sebagaimana tertulis dalam Alkitab.

book-of-eli-5

Meyakini bahwa Eli membawa buku yang dicarinya, Carnegie meminta Eli untuk mau menyerahkan buku itu padanya. Namun Eli bertahan. Ia memilih lari. Pengejaran pun terjadi.

Pada sebuah pengepungan di rumah tua, kemampuan peralatan tempur yang dimiliki Eli sungguh tak seimbang dengan Carnegie. Ia pun terkalahkan. Buku suci itu berpindah tangan.

book-of-eli-3

Carnegie sudah mendapatkan apa yang dicarinya. Ia yakin dengan buku itu ia akan mampu menguasai dunia. Sebuah pencintraan bagaimana agama yang semestinya menjadi jalan keselamatan bagi umat manusia justru dimanipulasi atas nama keserakahan kekuasaan. Kehancuran adalah imbalannya.

Dan kehancuran pula yang menimpa Carnegie kemudian. Sekalipun buku terakhir itu telah ada di dekapannya, dan butuh usaha tak mudah untuk membukanya, namun ia sungguh malang. Ternyata buku itu tertulis dalam huruf Braille. Dan hanya istrinya yang dapat membaca huruf-huruf penuh perlambang itu. Sayang perempuan itu pergi meninggalkannya yang telah rapuh didera demam berkepanjangan. Orang-orangnya juga saling bunuh. Ia seorang diri di akhir nafasnya.Mendekap buku terakhir.

book-of-eli-1

Sementara jauh di Barat, Eli yang tetap teguh dengan keyakinannya bahwa jalan baginya untuk mengantar Alkitab itu telah dibentangkan dan ia akan dilindungi dari segala penghalang, telah menemukan tujuannya. Bertahan dengan luka tembak di perut, ia mampu mencapai perpustakaan di tengah lautan itu.

Namun Alkitab dari King of James itu tak lagi ada padanya. Yang mampu ia lakukan hanyalah mengucapkan kembali apa yang telah dihafalnya. Maka pembacaan suci itupun dimulai, bab demi bab, ayat demi ayat dituliskan kembali oleh sang pustakawan. Dengan percetakan yang ada di perpustakaan itu, Alkitab dapat lestari. Ia bersanding dengan Al Quran yang telah lebih dulu tersimpan, juga kitab-kitab lain. Eli telah menunaikan ziarah sucinya.

book-of-eli-2

Ada beberapa adegan sadis dan membuat sedikit jijik dalam film buku ini. Sabit menyabit pedang, gergaji mesin, palu, besi hingga tangan kaki kepla terpisah dari tubuh. Hingga tembak menembak,dengan senjata berat. Juga makan minum yang tak wajar. Bahkan gosok gigi dengan air tetesan daging anjing. Juga mengambil barang-barang yang masih bermanfaat dari orang mati. Khas para pengembara.

Alunan musik yang pelan dan berat melatari gambar yang ditampilkan dalam gerak lamban dalam film buku ini membawa pada sebuah penggambaran keadaan yang dramatik. Dandanan orang-orangnya yang sangat nge-rock dan bohemian sedikit tidak rasional menggambarkan kondisi manusia yang tersisa dari kehancuran. Barangkali keadaan seperti itu memang akan terjadi beberapa tahun ke depan, dimana manusia-manusia telah menjadi beringas dan selalu menggunakan kekerasan.

Simbol-simbol tentang watak manusia yang digambarkan melalui tokoh-tokohnya mampu menyindir kondisi sosial di masyarakat dunia saat ini. Sifat rakus manusia menggugah kesadaran bahwa manusia acap kali memiliki lebih dari yang dibutuhkannya. Haus akan kuasa. Agama yang dating sebagai tawaran penataan justru dimanfaatkan untuk memperkuat kekuasaan. Disitulah sumber kehancuran. (Diana AV Sasa).

Judul : Book of Eli

Produksi : 2010

Sutradara : Albert Hughes, Allen Hughes
Pemain : Denzel Washington, Gary Oldman, Mila Kunis, Ray Stevenson, Jennifer Beals
Durasi : 118 menit

Negara : Amerika Serikat

Bahasa : Inggris


INFO FILM

DOWNLOAD FILM



TAGS Film Buku Film tentang Buku film tentang kitab film tentang alkitab film tentang injil


-

Author

Follow Me